Jika dilihat dari perbandingan tahun-tahun sebelumnya, suasana bulan Ramadhan di tahun 2011 tampaknya semakin sepi dan masyarakat Kelurahan Sisir semakin "kelihalangan kejayaan". Hal tersebut terbukti dengan semakin minimnya aktivitas-aktivitas ngabuburit yang dilakukukan oleh masyarakat Sisir. Jika dahulunya anak-anak muda menghabiskan waktu ngabuburitnya dengan cara bermain bola di lapangan kampung, namun saat ini aktivitas semacam itu tampaknya sudah tak terlihat lagi. Kondisi perkampungan sangat sepi layaknya sebuah tempat pemakaman umum. Sama halnya dengan kegiatan sholat Tarawih. Hanya pada hari pertama hingga menjelang hari ke-10, jumlah jemaah tarawih meluber hingga keluar jalur area mushola. Namun memasuki pertengahan hari ke-14, jumlah jemaah yang menunaikan ibadah sholat tarawih di Mushola Al-Ikhlas hanya menyisakan 1 baris dari jumlah 4-5 shaf yang ada. Padahal baru saja memasuki 10 hari kedua. Bisa jadi tatkala memasuki 10 hari ketiga, jumlah jemaah sholat tarawih akan semakin menipis jumlahnya layaknya jumlah jemaah sholat Maghrib di hari-hari biasa. Benar-benar memprihatinkan. Yang tak kalah nahas dari keadaan semacam itu adalah kegiatan kentongan sahur yang benar-benar sudah "mati" di kawasan RT01/Rw01 Kelurahan Sisir. Jika pada kasus di tahun sebelumnya, alasan para remaja untuk tidak melakukan kegiatan ini lantaran ada beberapa warga yang protes serta melarang kegiatan kentongan sahur karena dianggap mengganggu tidur para warga, untuk tahun ini pun "setali tiga uang", walaupun masih menjadi polemik masyarakat sekitar. Yang jelas, mereka secara rutin melaksanakan kegiatan kentongan sahur sekitar pukul 02.00 hingga pukul 03.00 dini hari, karena akan sangat mustahil jika mereka melaksanakan kegiatan kentongan sahur mulai pukul 03.00, karena pada jam-jam tersebut mereka (para pelaksana kegiatan patrol sahur) harus segera melakukan sahur untuk mengejar waktu sebelum Imsak tiba. Dari kasus tersebut, saya menduga (bukannya suudzan) jika ada oknum warga atau mungkin orang-orang baru yang tidak mampu beradaptasi dengan keberadaan kegiatan patrol sahur di lingkungan RT01/RW01 sehingga mereka melaporkannya kepada pihak warga atau RT setempat dan meminta mereka untuk melarang para remaja melaksanakan kegiatan ketongan sahur di kawasan RT01/RW01, karena larangan tersebut adalah suatu hal yang sangat tidak wajar, mengingat di tahun-tahun sebelumnya belum ada protes semacam itu.
Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa antusiasme masyarakat Sisir untuk menyambut bulan Ramadhan sudah semakin menurun. Mungkinkah ini suatu pertanda bahwa akhir zaman semakin dekat di mata kita?Wallahu a'lam.
Dan bagaimanakah suasana Bulan Ramadhan di tahun 2012/1433 H mendatang?Kita lihat saja nanti.
14 Agustus 2011
Suasana Ramadhan 2011/1432 H Yang Semakin "Kering"
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)






0 komentar:
Poskan Komentar